Perikanan Budidaya Ramah Lingkungan, Investasi Penting bagi Masa Depan Banyuwangi

$rows[judul]

BANYUWANGI, Kupasinfo.com - Pengembangan perikanan budidaya tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi. Perlindungan lingkungan dan pengelolaan sumber daya air perlu menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha agar produktivitas tetap terjaga tanpa mengabaikan daya dukung ekosistem, Senin (2/11/2026).

Air menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan kegiatan budidaya. Kualitas dan ketersediaannya berpengaruh langsung terhadap kesehatan ikan, pertumbuhan, hingga hasil panen. Oleh karena itu, pengelolaan air harus menjadi bagian penting dalam perencanaan dan pelaksanaan usaha budidaya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, S.P., M.Si., melalui Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Yuly Susan Tony, S.Pi., menjelaskan bahwa pengembangan sektor budidaya perlu memperhatikan keseimbangan antara aspek teknis produksi dan keberlanjutan lingkungan. Dengan pengelolaan yang tepat, kegiatan budidaya diharapkan dapat berlangsung secara produktif dan bertanggung jawab.

Baca Juga :

Salah satu tantangan yang perlu diperhatikan adalah peningkatan kepadatan tebar tanpa diimbangi kemampuan pengelolaan lingkungan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penurunan kualitas air. Sisa pakan, kotoran ikan, serta penggunaan air yang tidak terkendali juga berpotensi menimbulkan pencemaran apabila tidak dikelola dengan baik.

Praktik budidaya yang ramah lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti menyesuaikan jumlah ikan dengan kapasitas kolam, mengatur pemberian pakan secara efisien, memantau kualitas air secara berkala, serta mengelola air buangan sebelum dilepas ke lingkungan. Penerapannya perlu disesuaikan dengan jenis komoditas, teknologi yang digunakan, dan karakteristik lokasi budidaya.

Selain pengelolaan teknis, keberlanjutan usaha juga berkaitan dengan hubungan antara pembudidaya dan masyarakat sekitar. Pemanfaatan sumber air, pengelolaan limbah, serta aktivitas produksi perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku agar tidak mengganggu lingkungan maupun kebutuhan masyarakat lainnya.

Dalam hal ini, edukasi dan pendampingan menjadi bagian penting untuk mendorong penerapan praktik budidaya yang baik. Pemerintah daerah dapat memperkuat kolaborasi dengan penyuluh, lembaga pendidikan, dan tenaga teknis agar pembudidaya memperoleh informasi serta rekomendasi metode yang sesuai dengan kondisi lapangan.

Pengelolaan lingkungan yang baik juga berpotensi memperkuat daya saing produk perikanan. Kualitas produksi dan kesinambungan pasokan sangat dipengaruhi oleh kondisi usaha budidaya. Tanpa lingkungan yang terjaga, risiko gangguan produksi dapat meningkat dan berdampak pada keberlangsungan usaha.

Bagi Banyuwangi, pengembangan perikanan budidaya ramah lingkungan merupakan investasi jangka panjang. Orientasinya bukan hanya menghasilkan keuntungan dalam satu siklus panen, tetapi membangun usaha yang produktif, menjaga sumber daya alam, dan tetap memberikan manfaat ekonomi bagi generasi pembudidaya berikutnya.