Mahasiswa UNIIB Antusias Dalami Kajian Islam Nusantara di UGM

$rows[judul]

YOGYAKARTA, Kupasinfo.com – Antusiasme mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) menjadi sorotan dalam forum akademik bertema Islam Nusantara di Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (28/11/25). Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Soegondo 709 FIB UGM itu berlangsung interaktif sejak awal hingga sesi diskusi penutup.

Ketua Departemen Sejarah FIB UGM, Dr. Abdul Wahid, membuka kegiatan dengan memaparkan profil akademik FIB serta komitmennya dalam memperkuat riset budaya dan sejarah Indonesia. Ia juga menawarkan peluang kepada mahasiswa UNIIB untuk terlibat dalam dunia publikasi ilmiah melalui Jurnal Lembaran Sejarah.


Baca Juga :

Direktur Pascasarjana UNIIB, Dr. H. Kholilur Rahman, menilai forum ini sebagai momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas cakrawala akademik. Ia berharap pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi kunjungan seremonial, tetapi menjadi pijakan pengembangan keilmuan secara berkelanjutan.

Pada sesi materi, Dr. Ahmad Athoilah menyajikan perspektif baru tentang Islam Nusantara dengan menyoroti dinamika intelektual di kawasan pesisir selatan Jawa. Pemaparannya memicu banyak pertanyaan dari mahasiswa, mulai dari soal jaringan dakwah hingga pengaruh budaya pesisir dalam pembentukan identitas keislaman.

Aktivitas tanya jawab yang berlangsung dinamis menjadi bukti bahwa mahasiswa UNIIB memanfaatkan kesempatan ini sebagai ruang pengayaan pengetahuan.

Kegiatan ini dinilai memperkuat motivasi akademik mahasiswa sekaligus membuka peluang kolaborasi lanjutan antara UNIIB dan UGM di bidang riset sejarah dan budaya Islam.