BANYUWANGI, Kupasinfo.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 LPK Nusantara Gakkou yang dirangkai dengan pelepasan peserta magang ke Jepang berlangsung meriah dan penuh pesan penting. Dari seluruh rangkaian kegiatan, perhatian para hadirin tertuju pada Kapolresta Banyuwangi yang memberikan sambutan tegas, inspiratif, dan sarat motivasi kepada ratusan peserta magang.
Acara yang dihadiri sekitar 700 tamu undangan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Kepala BPVP Banyuwangi Susanto, Forpimka, Kasat Intel Polresta, serta tokoh masyarakat dan seluruh siswa-siswi LPK Nusantara Gakkou. Kegiatan dibuka dengan tarian Gandrung, sebelum dilanjutkan dengan sambutan dari pimpinan lembaga dan pejabat terkait.
Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol .Rama Samtama Putra memberikan apresiasi besar kepada pimpinan LPK Nusantara Gakkou, Abdul Azis, atas kontribusinya terhadap peningkatan kualitas SDM Banyuwangi.
Baca Juga :.jpg)
“Di usia ke-16 ini, LPK Nusantara Gakkou memiliki peran besar: mengurangi angka pengangguran, membuka masa depan cerah bagi peserta magang, dan ikut menjaga kondusivitas daerah. Kalau pengangguran turun, ekonomi naik, tugas polisi juga jadi lebih ringan,” ujarnya disambut tepuk tangan tamu undangan.
Kapolresta menegaskan bahwa keberhasilan lembaga pelatihan seperti Nusantara Gakkou berdampak langsung pada stabilitas keamanan daerah.
Dalam momen yang paling ditunggu, Kapolresta memberi pesan khusus kepada ratusan siswa-siswi yang akan berangkat magang ke Jepang. Ia menekankan pentingnya menjaga perilaku dan nama baik daerah selama berada di luar negeri.
“Beruntunglah adik-adik yang terpilih magang ke Jepang. Peluang ini besar untuk masa depan kalian. Tapi ingat, jaga identitas sebagai warga Banyuwangi dan Indonesia. Jangan lakukan hal-hal yang viral negatif dan bisa mencoreng nama baik daerah,” tegas Kapolresta.
Ia mengingatkan bahwa satu pelanggaran saja dapat berdampak besar, termasuk menyulitkan peluang peserta magang berikutnya.
“Ini soal kredibilitas. Kalau ada peserta magang berperilaku salah, dampaknya jangka panjang. Karena itu, laksanakan tanggung jawab kalian dengan baik,” pesannya.
Dalam sambutan yang hangat dan humanis, Kapolresta juga membagikan pengalaman pribadi mengenai kakaknya yang pernah mengikuti program magang ke Jepang pada era 1990-an.
“Kakak saya magang enam tahun di Jepang. Setiap bulan bisa kirim uang saku untuk saya yang waktu itu sedang pendidikan Akpol. Setelah pulang, banyak perusahaan Jepang siap menampung. Bahkan sempat kembali lagi ke Jepang sebelum akhirnya membuka usaha sendiri,” tuturnya.
Cerita tersebut dipaparkan untuk memberi gambaran nyata bahwa peluang magang ke Jepang dapat membuka jalan karier yang panjang dan stabil.
Kapolresta mengingatkan para peserta agar taat aturan dan siap beradaptasi dengan budaya Jepang.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Sesuaikan diri, hormati budaya, dan jaga perilaku. Saya ingin peserta dari Banyuwangi menjadi contoh, bukan sebaliknya,” katanya.
Sebelum mengakhiri sambutan, Kapolresta menyampaikan doa dan harapan agar seluruh peserta diberi kelancaran dan keselamatan selama menjalani program magang.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama Kapolresta, Wakil Bupati, dan Kepala BPVP Banyuwangi sebelum Kapolresta melanjutkan agenda dinas lainnya