BANYUWANGI, Kupasinfo.com - Kelompok pembudidaya ikan memiliki posisi strategis dalam memperkuat usaha perikanan masyarakat. Melalui kerja sama, pelaku usaha dapat berbagi pengalaman, memperoleh informasi teknis, serta membangun akses yang lebih luas terhadap sarana produksi dan pemasaran. Rabu (28/10/2026).
Dalam usaha berskala kecil, pembudidaya kerap menghadapi persoalan yang tidak mudah diselesaikan secara individual. Keterbatasan modal, akses benih, biaya pakan, dan posisi tawar saat menjual hasil panen merupakan beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian.
Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi Suryono Bintang Samudra, S.P., M.Si. melalui Kabid Perikanan Budidaya Yuly Susan Tony, S.Pi. kepada wartawan menjelaskan bahwa penguatan kapasitas pembudidaya perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kelembagaan kelompok agar kegiatan usaha dapat berkembang secara lebih terarah.
Baca Juga :Kelompok yang aktif dan dikelola dengan baik dapat menjadi tempat bertukar informasi mengenai teknik pemeliharaan, penanganan penyakit, kebutuhan pasar, hingga perkembangan harga sarana produksi. Kerja sama juga membuka peluang pembelian input secara kolektif apabila secara ekonomi lebih menguntungkan.
Namun, keberadaan kelompok saja tidak otomatis menjamin peningkatan kesejahteraan. Kelembagaan perlu didukung administrasi yang tertib, pembagian tanggung jawab yang jelas, transparansi kegiatan, serta evaluasi manfaat bagi anggota.
Pengalaman berbagai usaha berbasis kelompok menunjukkan bahwa keberlanjutan lebih mudah dibangun ketika anggota mempunyai tujuan yang sama dan merasakan manfaat nyata dari kerja sama. Karena itu, pembinaan kelompok perlu menitikberatkan pada kemampuan mengelola usaha, bukan hanya pemenuhan persyaratan administratif.
Pemerintah daerah dapat mengambil peran melalui pendampingan teknis dan penguatan manajemen, termasuk membantu kelompok mengenali peluang pasar dan menyusun rencana pengembangan sesuai kapasitas masing-masing.
Ke depan, kelompok pembudidaya berpeluang berkembang menjadi unit ekonomi yang mampu membangun kemitraan dengan penyedia benih, pemasok pakan, pedagang, serta usaha pengolahan hasil perikanan.
Jika dikelola secara profesional, kelompok pembudidaya dapat menjadi fondasi pengembangan ekonomi lokal. Manfaatnya bukan hanya peningkatan produksi, melainkan juga terbukanya kesempatan kerja, tumbuhnya usaha pendukung, dan meningkatnya kemampuan masyarakat menghadapi perubahan pasar.