Banyuwangi,- Guna mendukung dan mensukseskan program pemerintah yakni pengentasan kemiskinan, Dinas Pekerjaan Umum (DPU ) Pengairan kabupaten Banyuwangi telah melaksanakan berbagai program di tahun 2024 salah satunya adalah program padat karya.
“Selain menyelarasakan program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, program padat karya juga bertujuan untuk mempertahankan keberhasilan program ketahanan pangan dengan cara menjamin kelencaran irigasi guna produksi pangan,” papar Sekeretaris DPU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Reza Al Fahrobi di ruang kerja beberapa waktu lalu.
Program padat karya yang dilaksanakan DPU Pengairan sepanjang tahun 2024 telah menyasar sebanyak 2400 tenaga kerja lokal.
“997 tenaga kerja dalam kelompok kemiskinan ekstrem dan 1403 tenaga kerja masuk kategori miskin dan sisanya dari HIPPA,” ungkap Reza.
Kegiatan padat karya itu imbuh Reza dilaksanakan di 80 titik saluran irigasi yang tersebar di daerah irigasi kewenangan kabupaten dan pusat.
" pengerjaan program itu di masing-masing titik saluran irigasi dilaksanakan dalam waktu 15 hari kerja,"ujarnya.
Selain memberikan Honor kerja, DPU pengairan juga menyediakan peralatan kerja seperti, cangkul, sepatu boot, sarung tangan, dan gerobak sorong ( artco).
“Masing-masing pekerja mendapatkan honor sebesar Rp 1.185.000 untuk 15 hari kerja,” pungkas Reza.