Banyuwangi,- DPU Pengairan Kabupaten Banyuwangi rutin menggelar kegiatan gelontor waled atau pengeringan dan pembersihan endapan di semua DAM, embung dan bedung untuk mengoptimalkan kapasitas tampungan udara.
Sekretaris Dinas (Sekdin) Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Riza Al Fahrobi kepada media menjelaskan, beberapa wilayah di Banyuwangi telah memasuki musim kemarau sejak April.
Semua Korordinator Sumber Daya Air ( Korsda ) di wilayah Banyuwangi imbuh Dia, telah melakukan pembersihan semua DAM, embung dan bedung dari sedimentasi agar daya tampungnya bisa lebih optimal.
“Ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan secara gotong royong bersama himpunan petani pemakai udara ( HIPPA),” ujar Reza beberapa waktu lalu di ruang kerja.
Selain pengeringan dan pembersihan endapan di semua DAM, embung dan bedung, pembersihan rumput dan sampah juga rutin dilakukan korsda korsda di saluran irigasi.
“Ada kegiatan jumat bersih yang dilakukan korsda korsda setiap satu minggu sekali, dan juga kerjabakti bersama petani hampir setiap satu bulan sekali yang semuanya bertujuan untuk memperlancara aliran air guna mencukupi kebutuhan udara untuk lahan pertanian,” jlentreh Reza.
Di Kabupaten Banyuwangi imbuh Reza, terdapat 390 daerah irigasi untuk memenuhi lahan pertanian seluas 62 ribu hektar.
“Insyaallah supali air kita mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air luasan sawah yang ada,” tutupnya.