Meski Sepanjang Tahun Tidak Ditemukan Kasus Flu Burung
Banyuwangi - Upaya pencegahan penyebaran virus flu burung terus digencarkan. Pelaksanaan vaksinasi dan penyaluran vaksin di wilayah kerja Puskeswan Muncar, yang membawahi Kecamatan Srono dan Muncar, telah rampung dilakukan pada bulan September lalu. Program ini dilaksanakan secara serentak berdasarkan arahan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi.
Sekitar 2.000 ekor ayam di salah satu kandang wilayah Kecamatan Srono telah divaksin secara bertahap dan merata. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi penyebaran virus flu burung, menyusul temuan kasus di wilayah Wonosobo sekitar dua bulan sebelumnya. Saat itu, 10 ekor ayam kampung milik warga terdeteksi positif flu burung, meski kini situasinya sudah dinyatakan mereda.
“Untuk peternakan skala besar, sampai saat ini belum ditemukan kasus flu burung. Namun kami tetap mengimbau agar seluruh peternak waspada,” ujar drh. Jihan Bima Prakoso, Penanggung Jawab Puskeswan Muncar sekaligus petugas teknis Kecamatan Srono, Senin (29/09/2025).
Baca Juga :Ia menegaskan, jika warga menemukan koloni unggas lebih dari 10 ekor yang menunjukkan gejala terpapar flu burung, agar segera melapor kepada petugas atau dokter hewan terdekat. Langkah cepat diperlukan agar penanganan medis dan pemberian obat pencegahan bisa segera dilakukan.
Dari total vaksin yang disalurkan, 2.000 dosis diberikan langsung oleh petugas Puskeswan, sementara sisanya dilaksanakan oleh peternak dengan pendampingan vaksinator. Program vaksinasi ini menyasar ayam petelur, mengingat masa produksinya yang panjang dan berisiko tinggi terhadap paparan virus.
Selain vaksinasi, sosialisasi kepada peternak juga terus dilakukan. Para peternak diimbau untuk menjaga kebersihan kandang dan melakukan penyemprotan disinfektan minimal seminggu sekali. “Kebersihan kandang dan vaksinasi berkala menjadi kunci utama untuk mencegah flu burung,” tambah drh. Jihan.
Upaya terpadu antara petugas, vaksinator, dan peternak ini diharapkan mampu menjaga populasi unggas tetap sehat dan produktif, serta mencegah kemunculan kembali kasus flu burung di wilayah selatan Banyuwangi.