Penemuan Mayat Misterius di Sungai Curah Gulung, Polisi Lakukan Identifikasi di RSUD Blambangan

Penemuan Mayat Misterius di Sungai Curah Gulung, Polisi Lakukan Identifikasi di RSUD Blambangan

$rows[judul]

BANYUWANGI, Kupasinfo.com - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di aliran Sungai Curah Gulung yang berada di wilayah Dusun Krajan, Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Penemuan jenazah tersebut bermula saat seorang warga bernama Bonari (60), petani asal Dusun Silirkrombang, Desa Seneporejo, melihat benda mencurigakan mengapung di sungai. Setelah didekati, benda tersebut diketahui merupakan tubuh seorang laki-laki yang sudah tidak bernyawa.

Temuan itu segera dilaporkan kepada petugas keamanan PT SGN-MKSO Kebun Banyuwangi Raya. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Siliragung untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :

Menerima laporan warga, Kapolsek Siliragung AKP Heru Slamet Hariyanto bersama anggota langsung menuju lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jenazah dari aliran sungai.

Dari hasil identifikasi awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos polos hitam dan celana pendek warna hitam dengan potongan rambut pendek. Namun, tidak ditemukan kartu identitas maupun dokumen lain yang dapat mengungkap identitas korban.

Pemeriksaan luar terhadap jasad dilakukan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Siliragung, Wanda Atmoko. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak adanya tanda-tanda luka pada tubuh korban yang mengarah pada tindak kekerasan.

Meski demikian, petugas menemukan adanya darah yang keluar dari bagian telinga dan mulut korban. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam atau kemasukan air.

Untuk memastikan identitas serta penyebab kematian secara lebih mendalam, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi dengan pengawalan Unit Reserse Kriminal Polsek Siliragung.

Kapolsek Siliragung AKP Heru Slamet Hariyanto mengatakan pihaknya masih menunggu hasil identifikasi dan pendalaman lebih lanjut. Hingga berita ini ditulis, belum ada warga yang mengenali maupun mengaku sebagai keluarga korban.

"Kami masih melakukan proses identifikasi terhadap korban. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut, diharapkan segera menghubungi pihak kepolisian," ujarnya.

Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar. Namun proses evakuasi hingga pengiriman jenazah ke rumah sakit berlangsung lancar dengan pengamanan dari aparat kepolisian, Babinsa, serta petugas keamanan perkebunan setempat.