Banyuwangi - Rabies adalah penyakit saraf menular menular yang disebabkan oleh virus, ditularkan melalui air liur hewan yang terinfeksi, seperti anjing, kucing, dan monyet, biasanya melalui gigitan atau cakaran. Penyakit ini menyerang sistem saraf pusat dan berakibat fatal jika gejalanya sudah muncul, sehingga penanganan medis segera seperti membersihkan luka, pemberian vaksin dan serum anti rabies, sangat penting untuk mencegah kematian.
Koordinator Rumah Sakit Hewan ( RSH ) Banyuwangi, Drh Ni Luh Putu Suryani saat ditemui di sela sela pemberian vaksinasi rabies Gratis di RSH pada Kamis (25/9/2025) menerangkan bahwa penularan virus rabies hanya terjadi jika ada luka yang terbuka.
Rabies kata Putu disebabkan oleh infeksi virus dari genus Lyssavirus. Virus itu menyebar melalui air liur hewan yang menginfeksi, seperti anjing, kucing, kera, dan hewan pembohong. Penularan terjadi ketika hewan tersebut menggigit, mencakar, atau menjilat luka terbuka.
Baca Juga :"Kalau tidak ada luka, meski dijilati atau terkena liur hewan pembawa rabies (hpr) seperti anjing, kucing, monyet,kelelawar tidak akan terjadi penularan rabies," terang Putu.
Gejala rabies pada manusia muncul setelah beberapa minggu hingga bulan kontak dengan hewan yang terinfeksi. Gejala awal meliputi Demam dan sakit kepala, Kelemahan otot dan rasa nyeri di area gigitan, Rasa gelisah, bingung, atau kesulitan tidur.
Seiring berkembangnya penyakit, akan muncul gejala-gejala neurologi yang parah, seperti Hiperaktivitas atau agresi, Halusinasi, sakit menelan (hidrofobia atau takut air), Kelumpuhan.
" Tapi Kalau Gigitannya di area Leher, maka dampaknya akan terasa hanya dalam waktu hitungan jam," jelas putu.
Bagaimana cara menangani jika terkena gigitan? kata Putu Setelah kemacetan atau tergores oleh hewan yang diduga rabies, segera cuci luka dengan air mengalir dan sabun selama minimal 15 menit.
“Setelah itu pergi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksin anti-rabies (VAR) dan serum anti-rabies (SAR) sesegera mungkin,” ujar Putu.
Beberapa hal yang perlu dikalukan untuk pencegahan rabies diantaranya kata Putu Vaksinasi hewan peliharaan secara teratur, Hindari kontak dengan hewan pembohong atau hewan yang tidak dikenal dan berperilaku aneh dan Laporkan kepada petugas kesehatan jika menemukan seseorang atau hewan yang menunjukkan gejala rabies.