Rumah Warga di Pakistaji Kabat Terbakar Dini Hari, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
Banyuwangi, Kupasinfo.com – Sebuah rumah milik warga di Dusun Dadapan, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, dilaporkan terbakar pada Rabu (14/1/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi melalui laporan resminya menyebutkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 03.45 WIB. Laporan masuk ke Call Center Damkarmat pada pukul 04.03 WIB, dan petugas langsung bergerak menuju lokasi empat menit kemudian.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran, yakni Ayaax 03, Fire Doom 04, dan Fire Doom 05, dikerahkan ke lokasi kejadian yang berjarak sekitar 13 kilometer dari markas Damkarmat. Petugas tiba di lokasi pada pukul 04.19 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.
Baca Juga :“Petugas langsung melakukan size up dan menggelar peralatan. Pemadaman dilakukan menggunakan dua nozzle, satu difokuskan ke titik api dan satu lagi untuk memutus rambatan api di sisi bangunan,” tertulis dalam laporan Damkarmat Banyuwangi.
Api yang membakar bangunan rumah berukuran sekitar 14 meter x 7 meter berhasil dipadamkan pada pukul 04.55 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan pendinginan dan overhaul untuk memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang berpotensi menimbulkan kebakaran ulang. Seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai pada pukul 05.30 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik Nur Jannah (48), dan saat kejadian dalam keadaan kosong. Saksi mata, Sukron (31), mengaku terbangun setelah mendengar suara percikan api. Ia kemudian melihat kobaran api dari rumah korban dan segera membangunkan warga sekitar.
“Warga sempat melakukan pemadaman awal dengan peralatan seadanya sebelum salah satu warga, Ahmad Nasrullah, menghubungi Call Center Damkarmat,” lanjut laporan tersebut.
Berdasarkan hasil asesmen petugas, titik api diduga berasal dari ruang tengah rumah akibat korsleting listrik pada stop kontak, yang kemudian merambat ke seluruh bagian bangunan.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil cukup besar, meliputi bangunan rumah dan perabotan seperti lemari, kasur, kursi, hingga kulkas, dengan total kerugian ditaksir sekitar Rp100 juta.
Dalam penanganan kebakaran ini, Damkarmat Banyuwangi melibatkan delapan personel dari Regu Brama 1, Bidang Pemadam dan Penyelamatan, Humas, serta Sekretariat, serta mendapat dukungan dari unsur Polri, TNI, dan warga sekitar.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi kembali mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.